AGRESI MILITER BELANDA
|
No
|
Agresi
Belanda ke 1
|
Agresi
Belanda ke 2
|
|
1
|
Terjadi pada tanggal21 Juli 1947
|
Terjadi pada tangal 18 Desember 1948
|
|
2
|
Pencetusnya : jendral spoor
|
Pencetusnya Dr. Beel, Jendral Engles
|
|
3
|
Ibukota berada di : Jakarta
|
Ibukota berada di : Yogyakarta
|
|
4
|
Melanggar perundingan : linggarjati
|
Melanggar perjanjian : renville
|
|
5
|
PBB
membentuk badan penanganann yang bernama
KTN (komisi tiga negara)
Anggotanya
:
a. Autralia diwakili oleh richard d kirby
(negara pilihan Indonesia)
b. Belgia
diwakili oleh Paul van Zealand
(negara pilihan Belanda)
c. Amerika
Serikat diwakili oleh Dr. Frank Graham
(negara pilihan Indonesia dan Belanda) |
Perang Geriliya dan serangan 1 Maret
1949
a. Perang
Geriliya: jendral Sudirman memmipin perang geriliya dari satu tempat ke
tempat yang lain. Ia juga memerintahkan untuk membumihanguskan
bangunan-bangunan penting dan jembatan yang sekiranya digunakan oleh Belanda.
b. Serangan
1 Maret 1949 : pada tanggal 1 Maret 1949 terjadilah serangan yang sangat
menakjubkan. Serangan ini dilancarkan pada pagi hari setelah sirine berbunyi
sebagai tanda berakhirnya jam malam. Akhirnya Yogyakarta pun berhasil
diduduki oleh TNI walaupun hanya selama enam jam saja
|
|
6
|
Berakhir dengan perjanjian renville
Isinya :
a. Wilayah
Indonesia diakui berdasarkan garis demokrasi (garis van mook). Yaitu garis
khayal yang dibuat oleh van mook sebagai batas wilayah kekuasaan Indonesia
dan kekuasaan Belanda berdasarkan Agresi Militer Belanda 1.
b. Belanda
tetap berdaulat atas seluruh wilayah Indonesia sampai diserahkan pada
Republik Indonesia Serikat yang segera dibentuk.
c. RIS
mempunyai kedudukan sejajar dengan negara Belanda dalam Uni Indonesia Belanda
d. Republik
Indonesia menjadi bagian dari negara Republik Indonesia Serikat
e. Sebelum
RIS terbentuk, Belanda dapat menyerahkan sebagian kekuasaannya kepada
pemerintah federal sementara
f.
Pasukan Indonesia yang berda
didaerah katong harus ditarik ke daerah Republik Indonesia. derah Katong
adalah daerah yang berada dibelakang garis Van Mook yaitu garisyang
menghubungkan daerah terdepan yang diduduki Belanda
|
Berakhirnya dengan perjanjian Roem-Royen
Amerika Serikat kemudian memaksa Belanda untuk
melakukan perundingan kembali dengan Indonesia. pada tanggal 14 April 1949
dilakukan lagi perundingan.
Delegasi Indonesia dipimpin oleh Moh.Roem dan Belanda
oleh Van Royen, oleh karena itulah perundingan itu disebut perjanjian Roem
Royen.
Isinya :
a. Pihak
Indonesia akan menghentikan perang geriliya
b. Belanda
akan menghentikan gerakan militer dan menarik semua pasukannya dari wilayah
Indonesia.
c. Belanda
setuju mengembalikan para pimpinan Indonesia yang ditawannya ke Yogyakarta.
Sebgaai pelaksanaan dari isi perjanjian Roem-Royen pada
tanggal 29 Juni 1949 pasukan Belanda ditarik mundur dari Yogyakarta.
Sebaliknya anggota TNI mulai memasuki kembali Yogyakarta. Peristiwa inilah
yang sering disebut dengan Yogya kembali.
|
Maksih ya.... udah bantuain ngejawab pertanyaan aku....
BalasHapusBuat belajar makin gampang